Thursday, April 10, 2008

Cookie Favorite

Cookies, siapa sih yang ga tau makanan ini..:P Bikinnya emang sedikit ribet, apalagi kalo mesti di cetak satu-satu. Seperti ananas tart aka nastar. Butuh perjuangan buat bikinnya tapi dalam hitungan menit pasti cepet banget abisnya.

Ada banyak jenis cookies, salah satunya shortbread. Nah yang ini dijamin gampang bikinnya dan ga bikin pegel untuk mencetak satu-satu seperti nastar. Dibuat dari gula, butter dan tepung juga tanpa telur.

Photobucket

Shortbread is a type of biscuit (cookie) which is traditionally made from one part white sugar, two parts butter, and three parts plain white flour, although other ingredients like ground rice or cornflour are sometimes added to alter the texture. Shortbread is so named because of its crumbly texture (from an old meaning of the word short). The cause of this texture is its high fat content, provided by the butter. The related word "shortening" refers to any fat that may be added to produce a short (crumbly) texture. [1]

Shortbread is traditionally formed into one of three shapes: one large circle, which is divided into segments as soon as it is taken out of the oven ("Petticoat Tails"); individual round biscuits ("Shortbread Rounds"); or a thick (¾" or 2 cm) rectangular slab cut into "fingers." It is made from a stiff dough that retains its shape well during cooking. The biscuits are often patterned, usually with the prongs of a fork before cooking; they are then sprinkled with more sugar while cooling. Shortbread biscuits are often associated with normal egg-based biscuits, but they hold their shape under pressure, making them ideal for packed meals.

Shortbread is also sometimes shaped in stars and other shapes for special occasions

Sumber : Wikipedia.

Photobucket

Resep shortbread favorite kita didapat dari blognya Vania, yang penuh dengan resep praktis tapi hasilnya pasti enak. Dari mulai muffin, cookies sampai cupcake.
Shortbread ini memang ada rasa kopinya, tapi rasa coklatnya juga terasa. Nah bagi penggemar kopi, sepertinya resep ini bisa jadi andalan, apalagi bila dimakan bersama secangkir teh atau segelas susu. :P

In 2001 the editors of Midwest Living magazine sent out a call for the best cookie recipes in the Midwest. The chocolate-freckled shortbread rounds from Chicago baker Marlene Kroll wowed the judges panel and won a spot in the magazine story.

Espresso Delight Shortbread

Prep: 25 min. Bake 12 min per batch.
Make about 36 (~sy jadi 50 biscuit!)
1 cup butter, softened
2/3 cup sifted powder sugar
1 tbsp instant espresso powder or regular instant coffee crystals.
1 tsp vanilla
1/2 tsp ground cinnamon
2 cups all-purpose flour
1 ounce semisweet chocolate, finely chopped
Sifted powdered sugar and/or unsweetened cocoa powder

Photobucket

1. Preheat oven to 325 F. In a large mixing bowl beat butter with an electric mixer on medium speed to high speed for 30 seconds. Add the 2/3 cup powdered sugar, espresso powder, vanilla, and cinnamon. Beat until combined, scraping sides of bowl occasionally. Beat in as much of the flour as you can with the mixer. Stir in the remaining flour and chocolate with a wooden spoon, kneading dough in bowl slightly to blend, if necessary.
2. Shape dough into 1 inch balls. Place balls on an ungreased cookie sheet. Flatten slightly.
3. Bake in the preheated oven about 12 minutes or until cookie edges are set an bottoms are golden. Transfer to a wire rack and let cool. Springkle with additional powdered sugar and/or cocoa powder.
To store: Place cookies between layers of waxed paper in an airtight container, cover. Store at room temperature for up to 3 days or freeze for up to 3 months.

Sumber : Vania

Wednesday, April 9, 2008

Bitterballen ala Dapur Saya

Pertama kali liat postingan Bitter Ballennya Ayin, tapi kok ga ada resepnya. Padahal waktu itu lagi pengen banget bikin bitter ballen. Kebetulan sore itu lagi cerah dan udara mulai anget. Lumayan kan ngemil bitter ballen sambil nonton TV atau browsing di internet :P

Cari-cari resep bitter ballen yang ada di buku resep, tapi ga ada yang cocok. Akhirnya bikin versi sendiri aja disesusaikan dengan stock bahan yang ada di dapur. Biasanya sih susu, keju, wortel dan sayuran yang standar pasti ada di lemari es. Untung ada ayam frozen sisa kemaren bikin kari ayam. BIsa sekalian di campur ke bitter ballennya, sebagai pengganti daging cincang.

Photobucket

Sepertinya mesti tiap hari ada cemilan dirumah, dari pada beli mending bikin sendiri. Kalau kita beli makanannya pun itu-itu aja. Kalo ga roti ya cookies, keripik atau makanan jepang sejenis ketan. Bosen...rasanya juga sama. Beda banget kalo mau dibandingkan dengan makanan indonesia yang banyak jenisnya. Disini juga banyak sih jenis makanan tapi ya kurang cocok dilidah indonesia kita...hahahah...

Bitterballen ala Dapur Saya

Bahan
225 gr tepung terigu
200 gr ayam rebus, potong dadu
200 ml air kaldu ayam (hasil merebus ayam)
200 ml susu
50 gr keju cheddar parut
100 gr wortel, kupas potong dadu kecil
100 gr jagung pipil
1 sdm bawang daun iris halus
50 gr bawang bombay, iris kotak
2 sdm butter/margarine untuk menumis
garam
lada
pala

Bahan pembalut
100 gr tepung roti/panko
2 butir putih telur

Photobucket

Cara membuat
1. Tumis bawang bombay dengan butter/margarine sampai agak layu, kemudian masukan potongan wortel.
2. Setelah wortel agak matang, masukan jagung pipil disusul dengan ayam rebus yang sudah dipotong kotak, daun bawang, garam, lada dan pala tunggu sampai layu dan matang.
3. Tuang air kaldu secara bertahap bergantian dengan terigu dan keju, kemudian tuangi susu.
4. Masak sampai mengental dan aduk rata, adonan agak kental sekali dan gampang di pulung, angkat dari api.
5. Setalah adonan agak hangat, pulung menjadi bola-bola.
6. Lumuri dengan putih telur kemudian panko/tepung roti.
7. Goreng dalam minyak yang banyak dan api sedang sampai kuning kecoklatan.
8. Siap dihidangkan :D

Sunday, April 6, 2008

Akhirnya ada bunga..

Bulan April saatnya musim bunga, asikk kalo udah mulai keluar bunga. Selain udara ga dingin lagi dan menghangat, bunga-bunga juga sudah mulai mekar. Kalo ke taman bareng anak-anak, udah pasti banyak bunga yang udah bermekaran. Jenis bunganya juga beragam, sayang saya ga tau nama-nama bunganya selain sakura..:P.

Photobucket

Warnanya juga beragam, ungu, putih, merah banyak deh. Paling banyak memang si bunga bergerombol di taman-taman bermain. Sembari main dengan anak-anak sekalian juga menikmati bagusnya bunga-bunga itu. Ga hanya anak-anak yang berkumpul ditaman, sebagian besar sih para orang tua dengan anjingnya. Ibu rumah tangga dan anak-anak yang makan siang ditaman sembari bersantai ria.

Photobucket

Nah kalo weekend lebih banyak lagi yang datang, mereka biasanya sekeluarga berkumpul di taman sambil barbeque, wangi dagingnya bisa kemana-mana..:P. Kebanyakan dari mereka membawa bekal makan siang sendiri, sejenis bentou set yang isinya makanan praktis orang jepang. Bisa onigiri atau bahan hanya sandwich dan makanan ringan lainnya.

Minggu ini akhirnya kesampaian juga masak Cup Brokili Panggang-nya Mbak Judith, selain bahannya ada di dapur juga keliatan mudah dibuat dan ada beberapa teman yang udah buat duluan. Pendapat mereka tentang Cup Brokili Panggang-nya mbak Judith ternyata positif alias enak. :D

Saya buat Cup Brokolinya dengan sedikit modifikasi, resep aslinya bisa diliat disini :

Cup Brokoli Panggang

Bahan :
- 7 btr. kentang ukuran sedang, rebus dan haluskan bersama 2 sdm. mentega.
- 2 buah wortel, kupas dan potong2 dadu (kecil).
- 150 gr. brokoli, cuci bersih dan petik2 per batang.
- 1 btr. telur ayam.
- 3 sdm. tepung terigu + 2 sdm. maizena.
- Daun bawang dan seledri secukupnya, iris halus.
- Keju parut secukupnya, untuk taburan diatas.
- 200 ml. susu cair.
- Minyak goreng secukupnya untuk mengoles.
Bumbu :
- 2 siung bawang putih
- 3 siung bawang merah
- 1/2 sdt. lada bubuk & pala bubuk
- 1 sdt. garam halus
- 1 sdt. kaldu sapi instant / tambahkan bumbu lain sesuai selera.
- 1 sdm. minyak goreng untuk menumis.

Photobucket

Cara membuat :
1. Campur kentang yang telah dihaluskan dengan susu cair, telur ayam, wortel, seledri dan daun bawang hingga rata. Masukkan kemudian terigu dan maizena aduk kuat hingga rata. Sisihkan.
2. Sementara itu haluskan kedua macam bawang kemudian tumis hingga harum, angkat dan tuangkan kedalam adonan kentang tadi, aduk hingga rata. Masukkan sisa bumbu yang lain sambil terus aduk hingga rata. Siapkan cetakan cup dan olesi masing2 cetakan dengan minyak goreng.
3. Tuangkan adonan secukupnya dalam cetakan dan selipkan 1 batang brokoli pada bagian tengah adonan dan taburi parutan keju diatasnya, begitu seterusnya hingga adonan habis. Panggang dalam oven 180° temperatur, hingga matang kecoklatan.
4. Hidangkan brokoli panggang ini bersama ketimun dan cabe rawit atau mayonese sebagai pelengkap.

Sumber : Mbak Judith


Ini versi saya :

Bahan :
1. 6 buah kentang ukuran sedang.
2. 100 gr wortel, kupas potong dadu kecil.
3. 125 gr brokoli segar, potong sesusai selera.
4. 2 sdm bawang daun yang sudah diiris tipis.
5. 2 butir kuning telur.
6. 100 gr keju cheddar parut sisakan 25 gr keju untuk taburan atasnya.
7. 100 gr ayam, rebus potong dadu/ suwir kecil.
8. 100 ml susu segar.
9. 50 ml air kaldu ayam sisa merebus ayam.
10. 3 sdm tepung terigu.
11. 1 sdm tepung maizena.
12. Garam
13. Lada/merica halus.
14. 2 siung bawang putih.
15. 3 siung bawang merah.
16. 2 sdm mentega.
17. Aluminium cup.
18. Loyang muffin

Photobucket

Cara membuat :
1. Rebus kentang sampai matang kemudian haluskan dan campur dengan 2 sdm mentaga, sisihkan.
2. Panaskan oven dengan suhu kurang lebih 170 derajat.
3. Iris tipis bawang merah dan bawang putih, tumis sampai harum.
4. Masukan tumisan bawang merah dan bawang putih, wortel, ayam, bawang daun, 75 gr keju parut aduk rata.
5. Kemudian masukan tepung terigu, maizena, garam, merica, susu dan air rebusan ayam, aduk rata.
6. Siapkan loyang muffin, beri aluminium cup.
7. Masukan adonan kentang kedalam aluminium cup beri sekumtum brokoli dan taburi sedikit keju parut.
8. Panggang sampai matang kecoklatan.
9. Hidangkan panas.

Cup brokoli ini memang enak banget, anak-anak saya dan suami juga sangat suka dengan cup brokoli ini. Cocok buat bekal makan siang, atau camilan sore hari. Selain padat gizi membuatnya juga gampang.

Tuesday, April 1, 2008

Puding Coklat

Udah lama ga bikin puding coklat. Kebetulan minggu ini anak-anak liburan musim semi. Nah pastinya dirumah mesti banyak bikin cemilan atau makanan. Selain snack salah satu yang dipilih anak-anak adalah puding coklat ini. Biasanya dulu sering makan puding ini di pesta pernikahan, sunatan atau hajatan. Banyak ragam puding, tapi yang paling gampang ya bikin puding coklat. Resep yang paling sering dipakai adalah resep dari Fatmah Bahalwan dengan sedikit modifikasi.

Pudingnya terbuat dari susu, padat dan coklatnya sangat terasa. Apalagi kalau dipadu dengan vla vanilla rasanya akan semakin mantap. Resep vla vanillanya ada dua versi dengan telur yang banyak dan yang irit telur. Saya pakai vla vanilla yang irit telur dan menambahkan heavy cream kedalam vla-nya.

Photobucket

Sumber : Buku Puding Sedap sekejap
modifikasi oleh Fatmah Bahalwan

Bahan :
3 bks agar-agar putih
1500 ml susu
112,5 gr coklat bubuk
6 btr kuning telur, kocok lepas
375 gula pasir
sedikit garam

Cara Membuat :
1. Aduk rata coklat bubuk, garam dan gula, larutkan dengan sebagian susu
(bukan diatas api, sisihkan
2. Rebus agar-agar dengan sebagian susu sampai mendidih, tuang adonan
coklat bubuk, gula dan susu, aduk rata
3. Tuang beberapa sendok sayur adonan agar-agar ke kocokan kuning telur,
aduk rata, tuang kembali ke adonan agar-agar diatas api, masak sampai
mendidih
4. Matikan api, aduk adonan agar-agar hingga uap hilang (hangat kuku),
tuang ke dalam cetakan sambil disaring biar puding jadinya mulus,
bekukan
5. Karena ini puding ini rasanya coklat banget, hidangkan dengan vla
vanila saja

Photobucket

Vla Vanilla - I
Bahan :
800cc susu
200 gr gula kastor
5 btr kuning telur
50 grm tepung maizena
1 sdm mentega tawar
100 cc whipped cream
5 sdm Rhum/Brandy (Optional)

Vla Vanilla - II
Bahan:
2 btr kuning telur
50 gr tepung Maizena
500 ml susu segar 75 gr gula pasir 1 sdm rhum (optional)

Cara membuat: - cairkan tepung maizena dengan sebagian susu, kocok lepas
kuning telur, satukan. Sisihkan -
didihkan susu dan gula pasir sambil diaduk hingga gula larut. Tuang
larutan tepung maizena, aduk cepat dan rata,
biarkan mendidih sekali lagi. Angkat.

Photobucket

Modifikasi :
1. Saya mengganti agar-agar putih dengan agar-agar coklat, karena tidak ada persediaan agar-agar putih didapur.
2. Untuk kuning telur, saya hanya memakai 2 kuning telur saja dari 6 butir yang tertera di resep.
3. Untuk Vla vanilla ukuran susunya saya kurangi menjadi 400 ml dan saya tambahkan 100 ml heavy cream.
4. Vla vanillanya ditambahkan juga beberapa tetes perasa vanilla dan menghilangkan rhum.
5. Saya hanya menggunakan 1 buah kuning telur untuk vla vanilla (resep II).

Sunday, March 30, 2008

KBB #4 : Chocolate Swirl Merigue

Tantangan KBB kali ini, membuat merigue. Ini kali pertama meringue saya buat. Sempat baca diskusi di milis KBB soal meringue ini tapi tidak begitu serius :D. Seperti biasa setiap tantangan pasti dikerjakan di detik-detik terakhir..:P. Apalagi setelah tau bahwa meringue ini sangat manis rasanya.

Nah setelah baca resep, masih berpikir kalau meringue ini rasanya seperti royal icing, manis dan penuh gula. Jadi agak malas juga membuatnya....hihihihi. Tapi kalau belum coba pasti ga bakalan tau seperti apa rasanya.
Akhirnya saya buat 1/2 resep dengan dua putih telur. Prosesnya lumayan mudah dan tidak bergitu diperlukan banyak bahan, simple.

Photobucket

Waktu penambahan coklat bubuk saya tambahkan untuk 1 resep meringue malah akhirnya adonan berwarna coklat semua. Mestinya coklat hanya jadi berbintik. Setelah adonan jadi, dimasukan ke dalam piping bag, tapi karena memang belum terbayang bentuknya si piping bag tidak saya beri spuit, jadinya meringue melingkar keatas tanpa ada bentuknya...*kacauu booww*

Dari 1/2 resep itu, dihasilkan 10 buah meringue kecil dengan lama pemanggangan 1 jam lebih sedikit di oven tangkring. Setelah proses pemanggangan selesai, si meringue masih dibiarkan dingin dalam oven selama kurang lebih 30 menit. Meringuenya tidak retak sama sekali. Kering dan crunchy, mungkin karena saya membuatnya dalam ukuran kecil. Setelah matang dan dingin sebaiknya langsung dimasukan ke dalam toples kedap udara, agar tidak mencair atau menjadi lembek.

Ternyata rasanya manis dan enak..:P, mirip dengan kue yang dulu sering saya beli. Anak - anak juga suka, sayang saya hanya membuat sedikit.

Untuk penyajiannya, saya tidak memakai heavy cream tapi mencampurkan merigue ini dengan es krim vanila dan beberapa potong jeruk mandarin yang sedikit asam.

Source: Taste. Makes 6. (Untuk 6 porsi (besar), 10 porsi (kecil))

4 egg whites

225g caster sugar

1 tsps cornflour

1 rounded Tbs cocoa powder

thickened cream to serve

Photobucket

Preheat the oven to 150C fanbake. Line a baking tray with baking paper. Put
the egg whites and caster sugar in a large heatproof bowl and sit over a pan
of simmering water. Don't let the bottom of the bowl touch the water or the
egg whites will scramble. Stir with a wooden spoon until the sugar has
completely dissolved and the mixture is quite hot to touch, then immediately
remove from the heat.

Whisk egg white mixture using a hand-held electric beater for about 10-15
minutes until very thick, white and glossy. Mix in the cornflour. Sieve in
the cocoa powder and, using a large metal spoon, very lightly fold into the
meringue using 2-3 strokes. Don't mix it thoroughly.

Spoon the mixture (you can pipe it with the piping bag, if you wish-ab) onto
the prepared baking sheets in 6 large spoonfuls, making each one as peaky as
possible (don't have to do this when you want to make 10 small
meringues-ab). Put the baking tray in the oven, reduce the temperature to
120C and cook for 1 hour 15 minutes. Turn off the oven and leave the
meringues inside until completely cold. Serve with thickened cream.

----------------------
Chocolate Swirl Meringues

Sumber: Taste. (Untuk 6 porsi (besar), 10 porsi (kecil))

4 putih telur

225g gula kastor

1 sdt tepung maizena

1 sdM coklat bubuk

thickened cream untuk sajian

Photobucket

Panaskan oven suhu 150C fanbake (kalo ga punya fanbake pake 120C aja,
setting bake). Campur putih telur dan gula di dalam mangkuk tahan panas yang
diletakkan di atas panci berisi air panas. Jangan sampai pantat mangkuk
menyentuh air karena putih telur akan bergumpal-gumpal. Aduk pakai sendok
kayk hingga gula betul2 larut dan adonan terasa panas jika disentuh, lalu
angkat dari kompor.

Kocok adonan putih telur dan gula ini menggunakan mixer selama 10-15 menit
sampai betul2 kental, putih dan mengkilap. Masukkan tepung maizena. Ayak
coklat bubuk, lalu masukkan ke dalam adonan meringue menggunakan sendok
metal dengan 2-3 kali aduk. Jangan aduk sampai rata.

Sendokkan (diijinkan menggunakan piping bag-ab) ke atas loyang 6 buah.
Buatlah setiap tumpukan setinggi mungkin (kecuali jika ingin membuat 10 buah
meringue kecil-ab). Masukkan ke dalam oven, turunkan suhu seketika ke 120C
(yang tadi menggunakan 150C fanbake, jika yang menggunakan setting bake 120C
tidak perlu menurunkan suhu oven lagi) dan panggang selama 1 jam 15 menit
(tergantung panasnya oven masing-masing ya-ab). Matikan oven dan tinggalkan
meringe di dalamnya sampai betul-betul dingin. Sajikan dengan krim kental.

Thursday, March 27, 2008

Click March 2008 : Metal

Last December, a friend of mine from Sweden gave me a cheese slicer. It is a very special kind which you can only find in Sweden. It was also my first time to see this slicer. "It is very swedish thing", my friend said to me. The shape is very unique and make very thin slices of cheese.

Photobucket

I am thinking of take part in "Click" event hosted by Jai and Bee in which this month's theme is Metal. This is my first appearance to such event.

Photobucket


taken with Nikon D40
lense AF-S Nikkor 18-55mm (kit lense)