Wednesday, September 3, 2008

Summer Festival in Japan - Part 3, Minoo Matsuri

Lanjutan serial Summer Festival, pada akhir bulan Juli 2008, kami sempatkan untuk melihat festival musim panas di Minoo. Dengan menampilkan parade dan festival lilin dipuncak gunung Minoo.


Minoo Matsuri - Last July

more...



Festival ini dimulai dari siang hari, tidak seperti tahun sebelumnya, kali ini pemerintah kota Minoo memeriahkan festivalnya dengan beberapa parade dan tarian. Dari mulai samba sampai tarian tradisional jepang.

Parade di mulai pada sore hari, dimana pengunjung sudah sejak siang mengambil tempat duduk tepat di pinggiran jalan raya yang sengaja di tutup.

Minoo Matsuri - Last July


Dimulai dengan parade tarian Jepang, yang berkostum khas. Mereka menampilkan tarian yang sungguh enerjik, baik gerakan dan teriakan yang dikumandangkan oleh penari. Terlihat tidak hanya orang dewasa tetapi ada juga anak-anak yang ikut dalam tarian itu.


Minoo Matsuri - Last July


Mereka sangat atraktif dan tampak keliatan tidak kecapaian walaupun peluh sudah membasahi kostum mereka. Penonton pun ikut memberikan supportnya dengan bertepuk tangan dan bersorak sorai. Banyak diantara mereka yang mengabadikan parade ini.

Tepat di depan tarian jepang ini, terlihat para penari samba beserta kelompoknya menari dengan hot nya :P. Jangan ditanya antusias pengunjung terhadap parade ini. :P


Minoo Matsuri - Last July


Pakaian yang minim membalut tubuh dan liukan tubuh mereka selama menari, menjadi salah satu tontonan yang ditunggu pengunjung. Tidak heran jika banyak yang mengabadikan momen ini. (termasuk gue :P)


Minoo Matsuri - Last July


Diantara kerumunan penari samba itu terlihat beberapa anak kecil yang ikut memeriahkan tarian mereka. Mereka sangat atraktif dan komunikatif terhadap penonton. Selalu terlihat tersenyum dan penonton pun bisa berfoto bersama mereka. Seperti seorang teman yang sengaja berfoto bersama penari samba :P yang nota bene si penari bukan dari negara asal samba tapi malah berasal dari jepang.


Minoo Matsuri - Last July


Kostumnya yang kerlap kerlip dan warna warni memang menjadi daya tarik tersendiri.


Minoo Matsuri - Last July


Di tengah para penari samba, penabuh drum pria ini juga menjadi salah satu incaran objek foto, mungkin karena terlihat cute dan penampakannya yang khas pria Jepang :P (LOL ga bisa liat orang ganteng :P)

Parade ini berlangsung hingga sore hari menjelang malam, dilanjutkan dengan festival lilin yang berada di puncak gunung Minoo. Jalan kearah festival tersebut cukup jauh dan menanjak. Bersama anak-anak dan para pengunjung yang membludak, kami berjalan kaki kira-kira 3 kilo meter menuju puncak gunung.


Minoo Matsuri


Dijalan menuju puncak gunung sudah dipasangi ratusan lilin kecil sebagai penerangan. Selain lampion yang bergelantungan di atas pohon, lilin-lilin dengan tempat khusus itu tertata rapih di kanan kiri jalan.


Minoo Matsuri


Jalan yang menanjak apalagi di musim panas memang membuat kita sangat kecapean apalagi mengajak dua anak dibawah umur. Yang menakjubkan adalah banyak orang lanjut usia yang ikut berjalan ke puncak gunung itu dan mereka sama sekali tidak terlihat kecapean...aneh !

Mereka terlihat sangat menikmati perjalanan itu. Sebelum sampai ke puncaknya, kita disuguhkan dengan parade lilin tepat di depan sebuah kuil. Pengunjung bisa berfoto dan melepaskan lelahnya disitu.


Minoo Matsuri


Lilin-lilin itu ditata oleh para orang tua yang menjadi sukarelawan di acara tersebut. Kerja keras mereka patut di acungi dua jempol.


Minoo Matsuri


Setelah melepaskan lelah disana, kami melanjutkan perjalanan ke puncak gunung. Benar-benar perjalanan yang melelahkan. Akhirnya sampai juga ke atas dan disana sudah tertata rapi rangkaian lilin tepat di bawah air terjun di gunung Minoo.

Selain itu banyak tenda-tenda penjual makanan disisi-sisinya. Benar-benar dipenuhi pengunjung yang berfoto sekaligus makan malam disana. (*moto makanan mesti sembunyi-sembunyi kalo ga bakalan di damprat :P*)


Minoo Matsuri


Aneka makanan khas matsuri/festival banyak di jual disana salah satunya ikan berbentuk ini..


Minoo Matsuri


juga sosis yang besarnya beberapa kali lipat dari sosis yang dijual di supermarket. Dibakar diatas bara dan kemudian ditusukan ke tusukan sate yang agak besar.


Minoo Matsuri


Well, memang sungguh menarik melihat secara langsung festival di negeri ini. Padahal ini terjadi tiap tahun dan tiap musim panas. Herannya antusias orang terhadap festival/matsuri ini sangat besar. Mereka sepertinya tidak pernah bosan dengan acara ini yang nota bene serupa tiap tahunnya.


Minoo Matsuri - Last July

*********************

Related post :

Summer Festival in Japan - Part 2, Dios Matsuri

Summer Festival in Japan - Part 1